Tampilkan postingan dengan label Konyol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konyol. Tampilkan semua postingan

16 Agustus Tahun 45 Adalah Hari Kemerdekaan Kita

Unknown | 00.05 | 0 komentar

Mat Udin ikut lomba menyanyikan lagu wajib nasional yang diadakan salah satu kementerian. Tanpa ragu dia memilih menyanyikan lagu Hari Merdeka atau Tujuh Belas Agustus dari dua lagu lainnya yang diminta panitia; Indonesia Raya dan Maju Tak Gentar.

Mat Udin: "Enam belas Agustus tahun empat lima."

Juri: "Salah, ulangi!"

Mat Udin: "Enam belas Agustus tahun empat lima."

Juri kesal: "Salah, ulangi lagi. Ini kesempatan terakhir!"

Mat Udin menggurut, "Haduuhh, makanya tolong dengarkan dulu sampai selesai."

Tanpa rasa bersalah Mat Udin pun kembali bernyanyi.

"Enam belas Agustus tahun empat lima. Besoknya hari kemerdekaan kita. Hari merdeka nusa dan bangsa..."



Tuhan Hilang Dimana ?

Unknown | 06.15 | 0 komentar
 

Di sebuah perkampungan di daerah Kediri ada kakak beradik bernama Paidi dan Paimo. mereka terkenal tukang buat onar, saking berandalnya semua orang di kampung selalu mengaitkan semua kejadian kriminal dengan mereka, mulai dari maling ayam hingga judi. Orang tua mereka sampai pusing melihata kelakuan keduanya dan membawa mereka kepada seorang Kyai.
 
Dipanggilah mereka satu persatu oleh Pak Kyai mulai dari Paidi.
Pak Kyai : "hey Paidi, kenapa kamu selalu buat onar, orang tua kamu itu sudah tua, apa kamu nggak kasihan lihat mereka"???
 
Paidi hanya diam saja, sambil ngupil tidak menjawab.
Pak kyai bertanya dengan senyum "kamu tahu Tuhan dimana???"
Paidi tetap cuek tidak membalas pertanyaan pak kyai.

Pak kyai masih sabar walau mulai kesal, sekali lagi dia bertanya " Paidi, kau tau Tuhan dimana????"
Paidi mulai bingung dan menelan ludahnya dan menatap tajam ke arah pak kyai.
 
Pak kyai pun mulai emosi, dengan suara keras dan membentak dia bertanya lagi "Tuhan ada dimana Paidi????!!!!"
 
Paidi berteriak sambil lari keluar ketakutan "aku tidak tau Pak kyai....."
Di pintu keluar dia bertemu dengan Paimo.
Paimo : "kenapa kamu di??? pucat banget muka kamu???? Pak kyai bilang apa??"
Paidi: "gawat mas, Tuhan hilang!!!! Pak kyai pikir kita yang curi!!!!"


Malaikat Dan Pria-Pria Jelek

Unknown | 08.51 | 0 komentar
Ada kecelakaan yang terjadi. Sebuah bis yang mengangkut para pria berwajah jelek, bertabrakan dengan sebuah truk, dan semua penumpangnya meninggal dunia.

Mereka kemudian bersama-sama berada di alam baka.
Karena selama di dunia mereka bernasib malang memiliki wajah jelek, maka malaikat di pintu surga berbaik hati, memberikan mereka kesempatan untuk meminta satu permintaan yang pasti dikabulkan, sebelum mereka masuk ke pintu surga.

Mereka semua berbaris satu persatu, dan malaikat pun bertanya kepada orang pertama di barisan tsb tentang permintaanya.
"Saya ingin menjadi tampan dan ganteng." jawab orang pertama, kemudian malaikat itu menepukan kedua tangannya dan seketika itu juga pria pertama yg berwajah jelek itu berubah menjadi ganteng dan sangat tampan.

Pria kedua pun menjawab sama, "Saya ingin menjadi cakep dan ganteng." dan malaikat itu kembali menepukan tangannya.

Demikian seterusnya mereka menjadi tampan dan ganteng, mereka semua sangat senang tak terbayangkan dan terkagum-kagum pada dirinya masing-masing.

Sampai ketika antrian sampai tengah barisan, namun pria terdepan tidak segera menjawab, dia malah tertawa-tawa terpingkal-pingkal, bergulingan di lantai seolah ada hal yg lucu sekali.
Para pria yg lain pun menjadi bertanya-tanya apa yg terjadi.

Akhirnya, sang malaikat pun bertanya apa yg menjadi permintaanya...

Sang pria tak kuasa menahan tawanya...

"Buatlah mereka menjadi jelek lagi."



Sukses Bersama Motivasi Mario Saraf

Unknown | 16.21 | 0 komentar

"Bila anda gagal hari ini, jangan pernah menyerah. Ulangi terus kegagalan anda, karena gagal tetap diperbolehkan berada di Indonesia, selain Lady Gaga."

"Jangan lakukan kesalahan seperti keledai. Jadi apabila besok pagi Anda terlambat masuk kantor......maka janganlah Anda masuk kantor lagi, karena lebih baik anda masuk rumah makan bila lapar".


"Kesuksesan bisa diraih karena usaha. Usaha ada karena kemauan. Kemauan tercipta karena ada cita-cita. Cita-ciat berasal dari mimpi. Mimpi ada karena Tidur. So, Jika ingin sukses marilah kita tidur".

"Jika modal usaha Anda habis untuk aktivitas usaha Anda, setor terus modal Anda sekalipun tidak mendatangkan hasil, Karena itu lebih baik dari pada anda menyetor nyawa".

"Tak ada pekerjaan yang berat di dunia ini. Pekerjaan Seberat Apapun Akan Terasa Ringan Apabila Tidak Dikerjakan"

"Ketika Dilanda Kesulitan Keuangan.... Jangan pernah menyerah .... Benturkan lah kepala anda ditembok atau batu maka akan keluar duit ..."

"Hanya sedikit orang yang memiliki karakter tidak iri hati bila melihat temannya sukses. Jagalah jangan sampai jenis tersebut punah. Mari kita lestarikan!"

"Bila anda belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan anda sekarang. Jikalau perlu, daftarkan diri anda di Indonesia Mencari Bakat. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat walaupun tidak berbakat. Selamat berjuang."

"Kalau Anda belum bisa mencapai no 1 pada bisnis Anda.. Tembakkan Rudal kepada orang yang di depan Anda."

"Saat anda gagal mencapai impian anda, jangan pernah berhenti untuk terus mencoba sampai akhirnya tak ada lagi kekuatan untuk mencobanya."

"Saat anda mengalami kegagalan dalam menjalankan misi bisnis anda, sabarlah sebentar... karena anda akan respawn dalam 4 detik kedepan dan dapat melanjutkan misssion card anda... GO! GO! GO!"


Inilah 10 Jenis Mie Yang Di Haramkan Agama

Unknown | 05.42 | 0 komentar
Tidak semua jenis mie di halalkan oleh agama. Ternyata ada beberapa Mie yang diharamkan oleh Majlis Ulama Indonesia untuk di konsumsi. Apalagi oleh anak-anak yang belum cukup umur.

Apa saja Mie yang diharamkan tersebut.?
Inilah jenis 10 mie yang di haramkan oleh agama:







1. Mie kir jorok tiap hari
2. Mie nggat nggak pamitan
3. Mie jit mijit istri orang
4. Mie mik susu cewek dijalan
5. Mie njem duit ggak di balikin
6. Mie jak mijak kepala mertua
7. Mie lih kutang dijemuran orang
8. Mie pisin kepala orang
9. Mie num baygon
10. Mie kul barang curian



Cara Murid SD Masuk Surga

Unknown | 23.48 | 0 komentar
Saat pelajaran agama, guru agama di Sekolah Dasar bertanya kepada murid-muridnya

Guru agama : " Anak-anak, apakah dengan ber-amal saleh, shalat 5 waktu, puasa di bulan ramadhan, kita bisa masuk surga ?"
Murid-murid : " Tidaaaaaak....bu guruuuuu.....!"
Guru agama : " Lho, jadi bagaimana caranya biar bisa masuk surga?"
Murid-murid : " Harus mati dulu bu guruuuuuuuu.........!!" jawab mereka serempak.





7 Hal Yang Dijadikan Kambing Hitam Versi On The Crot

Unknown | 23.12 | 0 komentar
Anda pasti pernah menyaksikan ketidak beresan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, ketidak beresan itu tentu saja terjadi karena ada sesuatu yang menyebabkanya, bisa jadi karena kesalahan manusia, atau karena sebab yang lain. Nah, seringkali seseorang tidak menerima suatu kesalahan dilimpahkan kepadanya, karena itu dia menyebutkan kambing hitam sebagai biang keladi atas ketidak beresan yang terjadi. Berikut ini adalah 7 hal yang paling sering dijadikan kambing hitam versi On The Crot.


1. Teman
Menjadi teman kadang menyenangkan tapi kadang pula mengecewakan, karena teman seringkali dijadikan alasan sebagai kambing hitam atas kesalahan yang terjadi. Misalnya seorang suami yang pulang larut malam, lalu di tanya oleh istrinya, "kok sudah malam begini baru pulang, dari mana saja", yang di jawab oleh suami, "ada acara dirumah teman", padahal dia pulang malam karena habis kencan dengan selingkuhanya. Teman yang tidak tahu apa-apa malah terkena getahnya dijadikan kambing hitam.

2. Anak Buah/Bawahan
Inilah resiko menjadi bawahan atau anak buah, karena harus rela dijadikan tumbal atas kesalah bos atau atasan. Contohnya saja kekacauan yang terjadi di negeri kita sekarang, Presiden yang seharusnya bertanggung jawab malah mengkambing hitamkan menteri di bawahnya, akhirnya menteri yang di anggap tidak becus di resuffel, dibongkar pasang sana-sini. Tapi tetap saja kekacauan masih terjadi.

3. Macet
Macet seringkali menjadi alasan atas keterlambatan seseorang. Padahal sudah tahu di Indonesia itu adalah tempatnya macet, apalagi di kota-kota besar. Mestinya, kalau memang niat datang tepat waktu, ya harus berangkat beberapa jam sebelumnya.

4.Orang Miskin
Sekarang ini seperti menjadi lazim, setiap kali ada kawasan atau lingkungan kumuh, orang miskinlah yang menjadi kambing hitam atas kekumuhan tersebut. tiap kali ada penjarahan, orang miskin juga yang menjadi kambing hitam untuk dipersalahkan. Belum lagi dengan hal-hal yang lain.

5. Takdir
Satu lagi yang sering kali menjadi kambing hitam adalah takdir. Orang bodoh dianggap itu adalah takdir. Orang yang miskin juga dianggap takdir. Orang mati bunuh diri dianggap takdir juga. Apakah memang tidak ada kambing hitam yang lain.
6. Setan
Setan sepertinya menjadi kambing yang paling sering disebutkan. Tiap kali orang telah melakukan kesalahan atau kejahatan, setanlah yang selalu dipersalahkan, dengan bilang, "oh saya hilaf telah tergoda bisikan setan". Kasihan sekali nasib setan yang selalu dijadikan kambing hitam oleh manusia.

7. Tuhan
Jika ada setan yang jadi kambing hitam, begitu juga sebaliknya, Tuhan pun tidak luput untuk dijadikan kambing hitam. Seperti nasib seseorang yang selalu miskin, Tuhanlah yang dijadikan alasan atas kemiskinanya. Atau saat terjadi bencana banjir yang mengakibatkan kerusakan, Tuhan pula yang harus dijadikan kambing hitam. Ternyata tidak enak juga menjadi Tuhan.



Operator 999 Net Dan Proposal

Unknown | 20.43 | 1 komentar
Ini adalah kisah dari teman saya sebut saja namanya Adib, yang menjadi Operator di 999 Net. Warnet yang biasa buka 24 jam yang bisa untuk bermain Game Online dan juga bisa menerima rental pengetikan. Bagaimana kisahnya.? Mari kita simak bersama-sama.


Pagi itu suasana masih remang-remang sekitar jam 05.30 WIB, Adib yang saat itu mendapat tugas jaga sudah sejak tadi malam, masih duduk di meja OP, dengan mata yang sudah kelihatan sangat ngantuk sekali, jari tangannya sesekali memencet tombol-tombol di keyboard. Rupanya untuk mengusir rasa ngatuknya, Adib coba mengaktifkan diri dengan bermain chatting sama cewek-cewek, ada yang dari Kalimantan, Sumatera, Hongkong, dan entah dari mana lagi. Tiba-tiba datang seorang bapak-bapak yang mengenakan sarung dan memakai kopiah, sebut saja namanya pak Imam Saimo, sambil membawa sebuah map besar ditangan. Dia adalah ketua yayasan Al-Gablugh.

Pak Saimo : "halo mas Adib"
Adib          : "oh iya pak, ada apa?" (masih dalam keadaan ngantuk)
Pak Saimo : "saya mau ngeprint mas, bisa nggak?"
Adib          : "bisa pak, yang mau di print mana?"
Pak Saimo : "proposal ini mas" (sambil menunjukan satu tumpuk map ditanganya)
Adib        : "maksud saya file yang mau di print yang mana pak" (dengan terheran, sambil bertanya-tanya dalam hati. Biasanya kan yang di print file dalam flashdish atau yang lain. Mana ada sih file dalam map??)
Pak Saimo : "lha iya ini mas, saya mau ngeprint proposal ini" (tetap sambil menujukan map)
Adib        : "lho pak, proposal itu sudah bapak ketik apa belum,? kalau belum ya nggak bisa di print tho pak" (dengan nada sedikit kesal)
Pak Saimo : "aduh...sampean ini gimana tho mas, saya ini mau ngeprint, kok malah sampean suruh ngetik.?"
Adib        : (akhirnya rasa ngantuknya sudah hilang berganti dengan rasa kesal) "ya sudah sini biar saya ketik dulu proposalnya pak, nanti kalau sudah baru saya print-kan" (memberikan solusi dan memahami bila ternyata proposal tersebut belum diketik)
Pak Saimo : "di ketik semua ya mas, ini proposal untuk kegiatan-kegiatan keagamaan dan pelatihan skill di yayasan Al-Gablugh milik saya mas"
Adib          : "oh iya pak nanti saya ketik semua"
Pak Saimo : "oke, nanti jam 8 saya ambil ya, soalnya nanti proposalnya harus saya bawa menghadap bapak gubernur sama bapak menteri"
Adib          : oh gitu ya pak" (sambil dalam hati menggerutu, "menteri republik jaran kali pak")
Pak Saimo : "nanti harus sudah jadi lho mas, sekarang saya tinggal dulu"
Adib          : "ya saya coba selesaikan dulu pak, nanti jam 8 bapak lihat lagi"
Pak Saimo : "oke, nanti saya kesini lagi" (sambil pergi meninggalkan warnet)

Akhirnya dengan sedikit terpaksa Adip sang OP pun mulai mengetik proposal yang ada dihadapanya. Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB. Tiba-tiba datang seorang anak kecil perempuan, rupanya dia adalah anak dari pak Imam Saimo. Sebut saja namanya lily.

Lily       : "mas mau ngeprint"
Adib     : "iya dek" (sambil dalam hati, "urusan bapaknya belum kelar sekarang malah datang anaknya, huh cape deh")
Lily       : "saya ngeprint yang disitu" (tanganya sambil menunjuk komputer yang ada di OP)
Adib     : "apa tho dek?" (bingung apa yang di maksud)
Lily       : "yang disitu lho mas" (tanganya tetap sambil menunjuk komputer OP)
Adib     : "lha adek punya file di dalam komputer ini tho?"
Lily       : "nggak punya mas, yang punya bapak saya"
Adib     : "owalah, adek ini mau ngambil print nya bapaknya tho?" (akhirnya paham maksud dari si adek)
Lily       : "iya mas"
Adib     : "ooh, kok gak ngomong mau ambil print dari tadi sih dek" (dengan nada sedikit kesal)
Lily       : "saya disuruh bapak gitu, mana print nya mas?"
Adib     : "ini proposalnya ada yang gak jelas tulisanya dek, jadi belum di print, masih perlu di edit dulu"
Lily       : "bapak mintanya ambil print mas, bukan ambil edit" (tidak mengerti apa yang dimaksud OP)
Adib     : "haduh dek, adek bilang saja sama bapak, suruh kesini, ada yang perlu di edit, gitu ya"
Lily       : "ya sudah saya pulang dulu, saya bilangin sama bapak"

Dan si adek pun pulang. Tidak selang berapa lama akhirnya pak Imam Saimo datang, masih dengan mengenakan sarung dan kopyah di kepala, menghampiri Operator.

Pak Saimo : "gimana PR nya sudah selesai belum mas?"
Adib          : "ini tulisanya ada yang nggak jelas pak, jadi belum di print"
Pak Saimo : "mana-mana yang nggak jelas biar saya lihat"
Adib          : "yang ini pak" (sambil menunjukkan ketikan di layar monitor)
Pak Saimo : "oh, ini kepadanya, di ganti ditujukan kepada Bapak Menteri Republik Indonesia ya mas"
Adib          : "ya pak, sini biar saya edit"
Pak Saimo : "terus ini mas, jumlah anggaran dananya bukan 4 juta, tapi 4 milyar mas"
Adib          : "oh, 4 milyar ya pak" (sambil dalam hatinya berkata "proposal minta dana aja, mintanya sampai 4 milyar, diut embah mu apa pak)
Pak saimo  : "sama ini mas, tertandanya Imam Saimo di tambahi Doktorandes, tulisanya Drs Imam Saimo, gitu mas, Drs nya jangan lupa di tulis"
Adib          : "iya ya pak" (dalam hatinya "kenapa nggak di tulis semua aja pak, Drs. Sd. Smp. Sma. Imam Saimo, biar tambah gawul gitu")
Pak Saimo : "sudah di ganti semua mas? kepadanya, jumlah dananya, terus sama tertandanya sudah benar?"
Adib          : "ini sudah pak, kepadanya sudah diganti kepada bapak Menteri Republik Indonesia, dananya 4 milyar, sama tertandanya Drs. Imam Saimo" 
Pak Saimo : "iya bagus, kalau sudah langsung di print ya mas"
Adib          : "oh iya pak, ini mau saya print"
Pak Saimo : "eh eh, sebentar mas, ngeprinya bisa nggak di kasih foto saya?"
Adib          : "bisa saja, foto nya mana pak" (sambil kesal karena permintaan yang macem-macem)
Pak Saimo : "lhah di dalam komputer ini apa nggak ada foto saya tho mas? orang-orang sudah sering memfoto saya kok mas"
Adib        : "di komputer ini nggak ada pak (dalam hati "jangan gilak donk, emang gue ngefans berat ama elo, sampai nyimpen-nyimpen foto elo, plis dech)
Pak Saimo : "oh nggak ada ya, ini saya ada foto tapi sudah lama mas, bisa nggak dimasukin dalam situ biar bisa di print"
Adib      : "bisa pak, biar saya scan dulu fotonya" (sambil memasukan foto kedalam mesin scan dan menyimpanya di dalam dokumen)
Pak Saimo : "gimana, bisa di masukan fotonya mas?"
Adib          : "bisa, ini hasil gambar foto bapak" (menunjukan foto yang telah di scan)
Pak Saimo : "loh mas, fotonya kok jelek gitu, agak buram gambarnya?"
Adib       : "lha foto bapak kan memang begini, apaplagi sudah lama, jadi beginilah gambarnya" (sambil dalam hati, "emang aslinya jelek ya jelek aja pak")
Pak Saimo : "fotonya di ganti bisa apa nggak mas?"
Adib          : "diganti sama foto mana pak?"
Pak Saimo : "maksud saya foto itu dirubah, gambarnya agak diterangin, terus kulit saya yang hitam itu agak putihkan, rambutnya yang ada ubanya sama keriting itu agak dirapikan biar bagus, saya kan ketua yayasan Al-Gablugh mas, jadi fotonya harus bagus gitu"
Adib      : "wah, saya nggak bisa ngeditnya pak" (padahal sih bisa, tapi kesal karena permintaan yang aneh-aneh dari si bapak)
Pak Saimo : "lhoh, di rentalan yang disana itu kok bisa ya mas, disini kok nggak bisa?"
Adib          : "saya nggak bisa pak"
Pak Saimo : "kan komputernya yang disana sama disini sama mas, kok nggak bisa sih?" (masih tetap ngotot agar fotonya bisa dirubah jadi lebih bagus)
Adib      : "masalahnya bukan komputer pak, tapi saya yang nggak bisa ngedit foto, gitu pak" (sambil dihatinya, "resek banget sih bapak ini, sudah dibilangin nggak bisa tetep ngotot")
Pak Saimo : "oh, sampean tho yang nggak bisa"
Adib          : "iya pak"
Pak Saimo : "coba sampean mau ikut di yayasan saya, nanti pasti saya ikutkan pelatihan-pelatihan biar bisa ngedit foto yang bagus mas"
Adib          : "oh gitu ya pak" (dalam hatinya, liat muka elo aja udah eneg, apalagi sampek ikut elo)
Pak Saimo : "ya sudah kalau nggak bisa dirubah, biar foto itu aja mas"
Adib          : "iya pak" (sambil berharap urusan dengan si bapak cepet rampung)
Pak Saimo : "kalau gitu langsung di print semuanya mas, ini keburu kesiangan, nanti malah nggak ketemu sama pak menteri"
Adib          : "baik pak" (langsung cepat-cepat ngeprint, karena sudah mulai eneg sama si bapak)
Pak Saimo : "oke mas, kalau sudah semuanya di total berapa biayanya"
Adib          : "iya pak, ngetiknya 15 lembar, ngeprint, sama scan, jadi totalnya 35 ribu pak"
Pak Saimo : "wah kok mahal ya mas"
Adib        : "ya emang segitu biayanya pak" ("kalau mau murah nggak usah ngrental pak, beli kurupuk aja, cuman 500 udah dapat", dalam hati Adib)
Pak Saimo : "oh, ini ada uang 10 ribu, kurangnya nanti saja ya mas, setelah ketemu sama bapak menteri, do'akan saja proposal saya yang 4 milyar bisa cair mas"
Adib          : "iya ya pak" (sambil kesal, "4 milyar aja di gede-gede in giliran bayar 35 ribu ngutang")
Pak Saimo : "ya sudah mas, ini saya bawa dulu" (mengambil proposalnya dan langsung pergi meninggalkan warnet)

Akhirnya Adib pun bisa merasa lega, karena urusanya dengan si bapak sudah kelar, walaupun masih ada tanggungan hutang 25 ribu yang harus di tagih sama si bapak besok.



Agar Sholat khusuk? Lihat Video Ini

Unknown | 15.51 | 2 komentar
Apabila anda mengalami kesulitan untuk khusuk saat melaksanakan sholat, silahkan tonton dulu video yang satu ini, mungkin bisa membantu anda.





Langsung saja di tekan tombol play-nya


Helm Islami Berstandar SNI Dijamin Halal

Unknown | 22.50 | 3 komentar
Sekarang telah hadir Helm yang Islami berstandar SNI, dan InsyaAwoh dijamin halal.

Silahkan dipilih-pilih dulu modelnya :







Bila anda berminat, silahkan hubungi toko-toko Helm disekitar rumah anda. Buruan. stok terbatas.


Iklan Indomie Untuk Tuhan

Unknown | 12.18 | 0 komentar

Dulu sebelum saya tahu indomie, saya sudah kenal Tuhan
Tapi sekarang saya sudah tahu indomie
Setiap saya kehabisan nasi, saya selalu beli indomie di warung
Tapi Tuhan yang sejak dulu saya kenal, tidak pernah saya ketahui berada dimana
Ternyata indomie itu lebih nyata daripada Tuhan
Ini ceritaku, apa ceritamu......

Dulu sebelum makan, saya selalu baca Bismillah
Kata nenek biar nasinya tidak ikut dimakan setan
Tapi sekarang, sebelum saya makan indomie, saya tidak pernah lagi baca Bismillah
Itu karena saya tidak mau Tuhan ikut memakan indomie saya
Kalau mau, beli sendiri dong
Ini ceritaku, apa ceritamu.......

Dulu ibu guru bilang, sebelum tidur saya harus berdo'a
Katanya agar tidur saya selalu di jaga oleh Tuhan
Ternyata walaupun selalu berdo'a, HP saya pernah hilang waktu tidur
Saya menduga Tuhan sendiri lah yang mengabil HP saya
Sebab, kalau maling yang mendekati saya, pasti akan takut karena ada Tuhan menjaga saya
Akhirnya, sampai sekarang saya tetap berdo'a sebelum tidur
Tapi, tidak ada lagi yang saya bawa saat tidur selain indomie
Kalaupun ada yang hilang, toh itu hanya indomie
Ini ceritaku, apa ceritamu.........

Dulu saya mengira Tuhan itu tidak sama dengan indomie
Tapi sekarang, ternyata Tuhan lebih mirip dengan indomie
Kalau indomie, ada rasa bakso, rasa soto, rasa ayam bawang, rasa sapi, dll
Sedangkan Tuhan, ada Tuhan rasa Islam, rasa Kristen, rasa Hindu, rasa Konghucu, dll
Tapi kalau saya paling suka sama indomie rasa Tuhan
Ini ceritaku, apa ceritamu.........

Gambar Setan Yang Protes Gara-gara Manusia

Unknown | 08.01 | 0 komentar